Sleman (Antara Bali) - Situs Candi Kimpulan yang berada di dalam lingkungan kampus Universitas Islam Indonesia Yogyakarta kemungkinan merupakan prasasti "terakhir" yang ditandatangani Jero Wacik sebagai Menteri Kebudayaan dan Pariwisata.

"Ya mungkin ini prasasti terakhir yang saya tanda tangani sebagai Menbudpar," kata Jero Wacik seusai meresmikan Situs Candi Kimpulan di Jalan Kaliurang, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin.

Kemungkinan tersebut bukan karena Jero Wacik masuk dalam daftar nama menteri yang akan diganti (reshufle) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Soal kepastiannya, tunggu dua sampai tiga hari. Mungkin saja ini jadi prasasti terakhir yang saya teken sebagai Menbudpar. Sebab, besok mungkin sudah tak ada lagi jabatan Menbudpar," ucapnya.

Meski begitu, dia menjelaskan bahwa porsi kebudayaan pada jabatan menteri kebudayaan dan pariwsiata akan dibagi dua menjadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Kalau 'reshufle' ini merupakan 'PR' Presiden. Biarkan beliau (SBY) yang menyelesaikannya. Soal saya masih akan lanjut atau berhenti jadi menteri, ya belum tahu. Selama ini saya jalani tugas ke berbagai daerah. Tengok-tengok candi, meresmikannya. Yaa masak diberhentikan," katanya dengan nada bercanda.(*)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2011