Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri meminta petugas pemadam kebakaran (damkar) bukan hanya penjaga kota yang pasif, tetapi juga lebih dari itu, yakni berperan aktif dalam proses pembangunan, melindungi hasil pembangunan, memberikan perlindungan masyarakat, melakukan pencegahan, pengendalian, penyelamatan, dan penanganan bahan berbahaya beracun kebakaran.

"Tujuan akhirnya adalag peningkatan kesejahteraan masyarakat, karena terlibat aktif dalam menyukseskan agenda nasional bangsa Indonesia," katanya saat menjadi Inspektur upacara peringatan HUT ke-100 Damkar di Lapangan Tanah Aron Amlapura, Karangasem, Bali, Senin (18/3).

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan peringatan hari ulang tahun sebagaimana yang dilakukan hari ini, tentu tidak hanya dijadikan forum untuk mengenang masa lalu.

Peringatan HUT ke-100 Pemadam Kebakaran mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, menjunjung tinggi ideologi Pancasila, menjadi sarana pemersatu bangsa, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan, dalam upaya mewujudkan ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Karangasem I Nyoman Sutirtayasa mengatakan sesuai RISPK (Rencana Indum Sistim Proteksi Kebakaran) disebutkan, Karangasem ke depan mengarah pada pembentukan 5 wilayah manajemen kebakaran, 5 sektor dan 16 pos pemadam kebakaran. Namun saat ini baru terpenuhi 3 pos dari 16 pos yang masuk dalam RISPK tersebut.

Sebelumnya, pos di Karangasem yang termasuk ke dalam wilayah manajemen Karangasem - Bebandem dengan jumlah personil yang dimiliki 21 orang, penambahan pos pada tahun 2018 pun telah dilakukan menyusul beberapa peristiwa kebakaran yang terjadi khususnya di wilayah Karangasem bagian barat dan utara.

Hal itu disebabkan petugas seringkali mengalami keterlambatan karena akses dari pos utama menuju wilayah tersebut diperlukan waktu berjam-jam untuk tiba di lokasi ditambah lagi akses jalan yang berliku-liku sehingga pelayanan menjadi kurang maksimal.

Penambahan dua pos di antaranya, untuk pelayanan wilayah Karangasem bagian barat, seperti Kecamatan Selat, Rendang dan Sidemen pos pemadam kebakaran dibuat di sebelah Kantor Camat Selat, yang dilengkapi dengan satu unit truk pemadam beserta 12 orang petugas disiagakan 24 jam dalam 3 shif.

Sedangkan untuk di wilayah Karangasem bagian utara seperti di wilayah Kecamatan Abang dan Kubu, pos pemadam kebakaran berada di rumah Dinas Camat Abang Lapangan Gajah Wea. Di pos jaga Abang, ada 18 petugas yang disiagakan selama 24 jam dibagi menjadi 3 shif beserta satu unit mobil pemadam Jepang dan satu unit mobil tangki.

Disisi lain, dibuatnya pos jaga Damkar tersebut merupakan wujud pemerintah dalam bentuk peningkatan pelayanan bagi masyarakat. Kendati beberapa fasilitas penunjang masih terbatas untuk ke depan diharapkan agar pemerintah selalu memberi perhatian sehingga segala sesuatu seperti perlalatan penunjang lainnya bisa memadai.

"Kami berharap 2019 selain penambahan fasilitas, nantinya juga dibarengi dengan penambahan staf atau personil yang memenuhi kompetensi yang disarankan, agar waktu respon 15 menit dapat tercapai," ucapnya.

Sutirtayasa menambahkan, terkait Pemilu serentak pada bulan April mendatang, Damkar Karangasem akan menyiagakan di tiga pos tersebut dan berkoordinasi dengan pihak terkait pemilu. "Kami akan menyiapkan personil penuh selama 24 jam , jika ada laporan dapat menghubungi call center (0363) 22125," katanya.

Hadir dalam apel HUT Damkar yang bertema "Optimalisasi Peran Pemadam Kebakaran Guna Mensukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019" antara lain Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi, Sekda Kabupaten Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, Ketua KPU Karangasem I Gede Krisna Adiwidana, Camat, Forkopimda Kabupaten Karangasem serta para undangan. Diakhir dengan atraksi dari Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Karangasem. (*)

Pewarta: I Komang Suparta

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2019