Gianyar,  (Antaranews Bali) - KPUD Ginyar menetapkan nomor urut pasangan calon Tjokorda Raka Kerthyasa dan Pande Istri Maharani Prima Dewi mendapatkan nomor urut satu (1), sementara pasangan calon I Made Mahayastra dan Anak Agung Gde Mayun sebagai nomor urut dua (2), setelah dilakukan rapat pleno terbuka dan pengundian nomor urut pasangan.

"Kami memohon kepada masing-masing pasangan calon untuk membantu KPUD mensosialisasikan nomor urut pasangan kepada calon pemilih Pilkada Bupati Gianyar pada 27 Juni 2018," kata AA Gede Putra, ketua KPUD Gianyar, pada rapat pleno terbuka di Balai Budaya, di Gianyar, Selasa.

Proses pemilihan dimulai dengan masing-masing calon untuk mengambil undian siapa yang harus mengambil undian nomor urut pasangan calon. Setelah diundi pasangan Tjokorda Raka Kerthyasa dan Pande Istri Maharani Prima Dewi yang dikenal dengan Kerta Maha mendapatkan huruf "A" yang berarti mengambil nomor undian pertama, sementara pasangan I Made Mahayastra dan Anak Agung Gde Mayun yang dikenal dengan Paket Aman mendapat huruf "B" yang berarti mengambil nomor undian ke-2.

Setelah Tjokorda Raka Kerthyasa yang dikenal sebagai Tjok Ibah mengambil undian, disusul I Made Mahayastra, kemudian KPU meminta keduanya membuka dan memperlihatkan nomor urut pasangan secara bersamaan kepada tim sukses, publik dan para undangan yang hadir. Paket Kerta Maha ternyata mendapat nomor urut satu, sedangkan paket Aman mendapatkan nomor urut dua.

KPUD Gianyar kemudian memutuskan hasil pengundian nomor urut pasangan calon Pilkada melalui rapat pleno terbuka, kemudian memberikan berkas keputusan tersebut kepada masing-masing calon.

Calon bupati Gianyar Tjok Ibah mengatakan kepada para wartawan, "Bahwa nomor urut satu itu hanyalah teknis saja. Terserah siapa pun boleh menafsirkan makna nomor urut satu. Bagi saya, yang penting adalah bagaimana memperjuangkan aspirasi rakyat, aspirasi lima partai politik pendukung dan memenangkan Pilkada Bupati Gianyar tahun ini. Kami tidak mau menetapkan target perolehan suara."

Pasangan Kerta Maha ini didukung oleh lima Parpol yakni Partai Golkar, Demokrat, Gerindra, PKPI dan Nasdem.

Calon bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan kepada para wartawan, "Bahwa nomor urut dua itu mengingatkan saya pada Pilkada Bupati Gianyar tahun 2013 dimana kami memperoleh kemenangan hampir 70 persen. Pada Pilkada tahun ini, kami berharap bisa menang dengan perolehan suara yang sama seperti Pilkada tahun 2013."

Paket Aman ini didukung oleh dua Parpol yakni PDIP Perjuangan dan Partai Hanura.

Dalam acara ini disaksikan pula oleh Bupati Gianyar AA Gede Agung Bharata, Kapolres Gianyar Djoni Widodo, dan Dandim Letkol Kav Asep Noer Rokhmat, dan beberapa kepala dinas di lingkungan Pemkab Gianyar. 

Pewarta: Adi Lazuardi

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2018