Singaraja (Antara Bali) - Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng, Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) tenaga kerja asing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang, wilayah Kecamatan Gerokgak, Jumat sore.

"Kami ingin memastikan data riil tenaga kerja asing di PLTU karena selama ini banyak data yang berbeda," kata Ketua Komisi IV DPRD Buleleng, Gede Wisnaya Wisna, di PLTU Celukan Bawang.

Ia mengatakan, DPRD ingin memastikan jumlah tenaga kerja asing di PLTU satu-satunya di Pulau Dewata itu terkait pajak izin mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA), untuk kontribusi pada daerah.

DPRD juga ingin memastikan ada transfer ilmu dari tenaga kerja asing kepada tenaga kerja lokal, utamanya pada sektor-sektor vital.

Kedepannya, pihaknya berharap jumlah kuota tenaga kerja lokal lebih banyak. Saat ini tercatat perbandingan antara tenaga kerja asing dan lokal sekitar 60 lokal berbanding 40 asing.

"Kami berharap dalam jangka waktu kedepan lebih ditingkatkan lagi. Masyarakat lokal Buleleng harus diprioritaskan utamanya wilayah desa sekitar PLTU," tutur dia.

Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng mencatat tenaga kerja asing asal negara Tiongkok di PLTU Celukan Bawang berjumlah 138 orang.

Rincian tenaga kerja asing tersebut yakni sebanyak 128 orang di bawah kewenangan konsorsium penyedia tenaga kerja asing asalTiongkok, dan juga sebanyak sepuluh tenaga kerja asing di bawah PT General Energy Bali. (WDY)

Video oleh Bagus Andi Purnomo


Pewarta: Pewarta: IMB Andi Purnomo

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017