Jakarta (Antara Bali) - Pakar Telematika, Abimanyu Wahjoehidayat memberi beberapa anjuran bila komputer Anda terlanjur terserang virus PETYA.

1. Saat ada warning bahwa anda terserang virus dan tidak boleh mematikan komputer, segera matikan komputer karena bisa jadi banyak yang masih bisa diselamatkan. Dalam siaran pers, Abimanyu mengatakan untuk mencabut Harddisk dari komputer, lalu pasang di removeable disk pada komputer bersih yang dijadikan master. Harddisk yang terinfeksi jadikan slave disk. Jangan jalankan program apapun dan mulailah menyalin file-file data.

2. Sebagai antisipasi, jangan lupa rajin membuat back up data ke media lain seperti flash disk atau harddisk portable.

3. Jika sepertinya komputer Anda sudah terinfeksi, cukup buat file gadungan namanya perfc.dll, perfc dan perfc.dat dan si program akan berhenti berkembang. 4. Komputer yang masih sehat segera putuskan diri dari jaringan (wired / wireless)

5. Beritahu kepada semua staff jangan pernah membuka file dari yang tidak dikenal dan beri sanksi yang berat kepada yang melanggar.

6. Jika menerima email dari sumber yang tidak jelas, lebih baik alihkan file itu ke bagian IT untuk diperiksa.

Berbeda dengan WannaCry yang menyebar melalui SMB Server Message Block atau dikenal dengan EthernalBlue, Petya hanya menyebar pada komputer yang satu jaringan.

WannaCry minta ransome ke satu akun saja, sedangkan Petya ke banyak akun, tujuannya adalah agar lebih sulit terlacak pelakunya.

Dia menganjurkan untuk tidak membayar sepeser pun, karena meski sudah dibayar Petya tidak bisa mengembalikan data yang rusak karena yang sekarang tersebar bukan ransome tapi wipe out.

Selain itu, jangan lengah dan segera backup komputer bila masih selamat dari virus. Terakhir, lakukan pemutakhiran patch Windows. (WDY)

Pewarta: Pewarta: Nanien Yuniar

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017