Denpasar (Antara Bali) - Pemutaran film berjudul "Cita-Citaku Setinggi Tanah" yang hasil penjualan tiketnya seluruhnya disumbangkan untuk anak penderita kanker di Tanah Air, mendapat sambutan yang baik dari masyarakat Kota Denpasar sekitarnya.
Pemutaran film yang digelar, Minggu, di ruang pertemuan Aston Denpasar Hotel and Convention Center dihadiri sekitar 600 orang dari anak-anak sampai dewasa.
"Berdasarkan data yang baru saja masuk, sudah ada sekitar 600 orang yang menonton dari berbagai kalangan. Target sebenarnya adalah 900 penonton," kata Rike Liwan selaku Public Relation Manager Aston Denpasar Hotel and Convention Center.
Dia menjelaskan, para penonton membeli tiket seharga Rp50 ribu yang hasilnya akan disumbangkan seluruhnya kepada Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia.
Pihaknya sangat senang dapat membantu sepenuhnya kegiatan ini dengan menyiapkan sarana dan prasarana supaya pemutaran film tentang empat sahabat tersebut dapat berjalan baik.
Meilany Adolfin Runtuwene selaku eksekutif film tersebut mengatakan, proses pembuatan film tersebut cukup lama yakni sekitar dua tahun dan sudah beredar sejak tahun lalu di seluruh bioskop di Indonesia.
Saat ini film mengisahkan keinginan empat anak itu sering diundang untuk diputar di festival film yang ada di luar negeri. "Beberapa waktu lalu kami baru kembali dari Berlinale International Film Festival. Di acara bergengsi itu film ini menjadi salah satu nominasi terbaik untuk kategori film anak dari 26 di seluruh penjuru dunia," ucapnya.
Film Cita-Citaku Setinggi Tanah itu saat ini sudah tidak beredar di bioskop di Tanah Air, namun jika ada instansi atau pihak yang ingin memutarnya diberikan kesempatan.
Menurut Meilany, film anak-anak tersebut merupakan pertama di dunia yang menyumbangkan hasil pemutarannya untuk para penderita kanker. "Hasil pemutaran film itu sudah diwujudkan menjadi tempat singgah bagi anak penderita kanker. Selain Jakarta, sudah ada beberapa kota yang memiliki rumah singgah yakni Surabaya, Bandung dan Denpasar," ujarnya.
Pesan moral yang ingin disampaikan dari film tersebut adalah untuk mengapai keinginan atau cita-cita itu tidak akan diperoleh dengan mudah. Semuanya harus melalui proses dengan komitmen kuat mewujudkannya. (IGT)
Pemutaran Film Amal di Aston Denpasar
Pewarta : Oleh IGK Agung W 28 April 2013 15:34 WIB

