"Layanan medis ini sebagai salah satu bentuk pengembangan pelayanan poliklinik kulit dan kelamin," kata Direktur RSUD Wangaya Prof I Gde Raka Widiana di sela-sela peluncuran layanan tersebut di Denpasar, Kamis.
Pada peluncuran yang diramaikan dengan pameran iu, Raka mengatakan pengembangan itu dilakukan guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang berbeda-beda sesuai dengan keinginan mereka.
Salah satu keinginan masyarakat yang berkembang saat ini adalah perawatan tubuh, khususnya pada perawatan kulit, katanya.
"Untuk mengakomodasi keinginan itu, selama pameran setiap warga yang berkonsultasi perawatan kulit tidak dipungut biaya," ujarnya.
Raka mengatakan berbagai pelayanan yang tersedia pada pusat pelayanan kosmetika dan bedah kulit tersebut antara lain bedah skalpel (memotong kutil dengan pisau bedah), kimia dan listrik.
Selain bentuk layanan itu juga dilengkapi dengan pemeriksaan laboratorium kulit yang akurat dan dapat dipercaya
"Bagi masyarakat yang memerlukan pelayanan kosmestik dan bedah kulit akan dilayani di lantai II Paviliun Praja Amertha RSUD Wangaya," katanya.
Menurut Raka, pelayanan tidak terbatas untuk rawat jalan tetapi juga memfasilitasi pelayanan rawat inap bagi pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut.
Hal lain yang ditawarkan dalam pelayanan ini adalah pasien dapat menghubungi rumah sakit untuk memperoleh pelayanan dari dokter yang dipilih sendiri.
"Kami ingin memberikan pelayanan yang bermanfaat, mudah, nyaman dan bermutu bagi masyarakat," ucapnya.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.