Mangupura (Antara Bali) - Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, mendorong Badan Pusat Statistik (BPS) di daerah itu mengoptimalkan sensus ekonomi Tahun 2016, agar mengetahui gambaran perekonomian masyarakat sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional maupun regional.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Badung, Bali, Dewa Made Apramana yang mewakili Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, dalam apel siaga, di Halaman Kantor BPS Badung, Jumat, meminta agar pelaksanaannya sensus ekonomi Tahun 2016 dilakukan secara sugguh-sungguh.

"Saya berharap sensus ekonomi ini mampu memberikan informasi valid mengenai data kegiatan ekonomi di Badung sebagai pondasi untuk membuat perencanaan dan kebijakan terarah dan tepat sasaran yang saat ini Indonesia telah memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)," ujar Apramana.

Selain itu, upaya pendataan seluruh sektor usaha secara menyeluruh diharapkan mampu menghasilkan data lengkap tentang level dan struktur ekonomi non pertanian berikut informasi dasar dan karakteristiknya.

Kemudian, dengan upaya ini akan mengetahui secara menyeluruh dan rinci daya saing bisnis di Indonesia serta penyediaan kebutuhan informasi usaha.

"Sensus ekonomi tahun 2016 merupakan sensus yang paling kompleks dengan responden yang bervariasi," ujarnya.

Hal ini dikarenakan, sasaran sensus akan mencakup 19 sektor ekonomi yang diperkirakan akan mendata sebanyak puluhan hingga ratusan ribu pelaku usaha di Badung.

"Kami tekankan bahwa, kegiatan sensus tidak ada hubungannya dengan pajak, tidak dipungut biaya dan apa yang disampaikan dijamin kerahasiaannya," imbuhnya.

Kepala BPS Badung Dewa Suambara mengatakan pihaknya akan tetap bersinergi dengan pemerintah dan memastikan kesiapan jajaran BPS serta seluruh calon petugas lapangan dalam kegiatan sensus ekonomi itu.

"Kami telah merekrut 1.224 orang calon petugas yang tersebar di seluruh Kecamatan di Badung, yang nantinya akan diberikan pelatihan pada 28 Maret- 5 April 2016," katanya.

Kemudian, pada 1 sampai 31 Mei 2016 dilakukan sensus ekonomi dengan mengumpulkan dan menyajikan data seluruh sektor ekonomi di luar pertanian.

"Nanti kita memetakan dan mengklasifikasikan semua sektor menurut kecil, menengah, besar yang nanti dilihat status badan hukumnya termasuk usaha online yang sekarang berkembang," katanya. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Made Surya
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026