Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,53 persen menjadi 99,365 pada akhir perdagangan.
Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh ke 1,0751 dolar AS dari 1,0832 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,4671 dolar AS dari 1,4715 dolar AS. Dolar Australia turun menjadi 0,7163 dolar AS dari 0,7184 dolar AS.
Dolar AS dibeli 119,04 yen Jepang, lebih rendah dari 119,31 yen pada sesi sebelumnya. Dolar naik menjadi 1,0089 franc Swiss dari 1,0020 franc Swiss dan bergerak naik menjadi 1,3990 dolar Kanada dari 1,3949 dolar Kanada.
Bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, pada 16 Desember mengumumkan keputusan untuk menaikkan suku bunga acuannya 25 basis poin, menandai akhir dari era pelonggaran kebijakan moneter yang luar biasa.
Dengan kondisi pasar tenaga kerja yang membaik pada 2015 dan keyakinan bahwa inflasi akan naik, para pedagang memperkirakan The Fed akan melanjutkan kenaikan suku bunga pada 2016.
Sementara itu, bank sentral di Jepang dan Eropa diperkirakan akan melepaskan stimulus lebih lanjut, demikian seperti disiarkan kantor berita Xinhua. (WDY)
Editor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.