"Kegiatan ini sudah digelar dua kali, dan diharapkan dapat dilakukan rutin setiap tahun, untuk menunjukkan jiwa sosial masyarakat Indonesia bagi masyarakat Tiongkok yang membutuhkan," kata Duta Besar RI untuk Tiongkok merangkap Mongolia Soegeng Rahardjo.
Kegiatan donor darah tersebut dilaksanakan atas kerja sama Kedutaan Besar RI Beijing, Perhimpunan Pelajar Indonesia Tiongkok, dan Kementerian Kesehatan Tiongkok.
Sebelum mendonorkan darahnya para calon pendonor diharuskan untuk memeriksakan tekanan darahnya, serta diperiksa terlebih dulu darahnya. Ada beberapa calon pendonor yang tidak dapat mendonorkan karena faktor usia, tekanan darah rendah, dan berat badan terlalu ringan.
Usai mendonorkan darahnya masing-masing mendapatkan kartu donor dan bonus "voucher" isi ulang pulsa.
Dubes Soegeng mengatakan kegiatan sosial tersebut makin menunjukkan solidaritas masyarakat kedua bangsa. "Ini harus kita kembangkan terus, agar hubungan negara, Indonesia dan Tiongkok semakin kokoh di masa datang," katanya menambahkan. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Rini Utami: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.