Diakui wahyu, dalam pertandingan kali ini Tim HRT Bali cukup kesulitan menghadapi trek yang disuguhkan di Sirkuit Tembong Jaya, Serang-Banten, "Trek disini sangat sempit, hal ini cukup membuat kami kesulitan, apalagi dalam balapan ini kami menggunakan mobil dengan ukuran yang cukup besar. Namun dengan persiapan yang cukup matang dan mesin mobil yang dari awal memang di setting untuk siap bertanding di segala medan kamipun mampu meraih hasil yang memuaskan", ungkap Wahyu, Pembalap Utama Tim HRT Bali. “Dengan hasil ini semakin memperbesar peluang kami untuk memenangkan kejuaraan offroad nasional individual tahun 2015 ini†imbuhnya.
Dikonfirmasi via telepon, M. Rizalli Umarella (Bang Ichal) selaku Manager Team mengaku sangat puas dengan hasil yang diraih timnya, "Menghadapi seri selanjutnya kami mohon doa dan dukungannya terutama dari Hardys serta tidak lupa juga masyarakat Bali sehingga kami dapat memberikan hasil yang terbaik."ujarnya.
Nyoman" Mang Be" Birawan, Ketua Tim HRT Pobaepo Bali menjelaskan kejuaraan ini masih menyisakan 1 (satu) seri lagi, "Dengan persiapan yang lebih matang dan pengalaman pertandingan di seri-seri sebelumnya, kami optimis akan mampu meraih hasil yang baik di seri berikutnya", jelasnya.
Sementara itu Ir. I Gede Agus Hardiawan, Presiden Direktur sekaligus Founder Grup Hardys Holdings bersama Ketut Rukmini Hardys, Presiden Komisaris Grup Hardys Holdings yang ditemui di sela-sela persiapan pembukaan HardysMalls Jember, mengatakan sangat bangga atas prestasi yang di raih oleh HardysLand Racing Team (Bali). “Kami sangat berterima kasih atas usaha maksimal yang ditunjukan oleh tim HRT Bali serta doa dan dukungan dari masyarakat Baliâ€, ungkapnya. Pengusaha asal Penyaringan Jembrana ini menambahkan Hardys dalam waktu dekat akan mengundang seluruh pembalap dan crew HardysLand Racing Team Bali datang ke Bali mengadakan coaching clinic dengan pembalap-pembalap lokal Bali sehingga kesuksesan HRT Bali di tingkat nasional mampu di getok tularkan kepada pembalap-pembalap pemula di Bali. (*)
Editor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026