Singaraja (Antara Bali) - Kejuaraan daerah bulutangkis dewasa beregu antarklub se-Bali yang direncanakan digelar di Gedung PBSI Buleleng mulai Rabu (20/10), batal.

Pada rapat teknik tim manager yang dilaksanakan di Singaraja, Salasa yang dipimpin I Gusti Ngurah Agung, ternyata hanya Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Buleleng yang menyatakan kesiapannya menurunkan atlet-atlet seniornya di nomor bergengsi ini.

Sementara Pengkab PBSI lainnya di Bali tidak bersedia maju dengan berbagai alasan.

Gede Arjana, mewakili Kodya Denpasar beralasan bahwa pihaknya mengalami keterbatasan dana serta tidak adanya atlet dewasa. Demikian juga dengan PBSI Badung, seperti yang disampaikan Mertasa juga beralasan karena krisis pemain wanita.

Kabupaten lainnya, seperti Tabanan yang berlasan masalah dana, juga enggan untuk menurunkan atlet dewasanya di nomor beregu karena dipastikan Buleleng akan menjadi juara.

Dengan absennya dari kabupaten lain untuk menurunkan pemain dewasa di nomor beregu, Ketua Pengkab PBSI Buleleng Dewa Ketut Puspaka MP menyayangkan, bahkan menyatakan prihatin dengan tidak ikut sertannya pengkab-pengkab PBSI lainnya.

Menurutnya, dengan tidak mampunya mengikuti kejuaraan beregu ini, berarti pembinaan cabang bulutangkis oleh PBSI Pengvrop Bali masih berjalan di tempat, sehingga kondisi seperti ini cukup memprihatinkan.

"Padahal kejuaraan antarklub dengan sistem Sudirman ini merupakan momen penting, karena Sudirman ini adalah bapak bulutangkis yang menggagas kejuaraan di Indonesia dan semestinya mempunyai kewajiban insan bulutangkis untuk terus menggelorakan kejuaraan beregu antarklub ini," kata Dewa Ketut Puspaka yang mantan atlet nasional ini.

Untuk itu, dia menyarakan PBSI Pengvrop Bali perlu melakukan evaluasi terhadap kinerjanya, sehingga ke depan kejuaraan tingkat Bali ini akan lebih semarak dengan menghasilkan atlet yang berkualitas.

Dengan hanya Buleleng yang siap untuk maju, katanya, otomatis PBSI Buleleng mewakili Bali dalam Kejurnas Bulutangkis pada Nopember mendatang di Makassar.

Data yang diperoleh, jumlah atlet yang akan tampil dalam kejuaraan yang akan berlangsung 3 hari ini mencapai 169 orang, terdiri dari atlet usia dini, anak-anak, pemula, remaja hingga taruna.

Selain beregu dewasa, Bali juga akan menurunkan atlet untuk kelompok taruna pada kejurnas mendatang, yang akan diwakili oleh juara pada kelompok ini, kata Putu Putradana, selaku ketua panitia pelaksana.

Kejurrov bulutangkis Bali tahun 2010 ini, katanya, juga dimaksudkan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas atlet bulutangkis di Bali, sekaligus membangkitkan pengkab-pengkab PBSI untuk lebih meningkatkan pembinaannya.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026