"Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan yang lebih mendalam terhadap truk yang telah menubruk belasan kendaraan bermotor dan sejumlah kios hingga menimbulkan enam korban jiwa itu," kata Kasatlantas Poltabes Denpasar AKP Bima Arya Viyasa, di Denpasar, Kamis.
Ia menyebutkan, pemeriksaan yang dilakukan dengan tenaga bantuan dari Bengkel Nissan Denpasar itu, antara lain untuk mengecek kondisi mesin dan kelengkapan truk tersebut.
"Kami telah meminta bantuan dari Bengkel Nissan di Denpasar untuk kepentingan itu," kata AKP Bima Arya.
Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi, antara lain dari warga yang selamat, termasuk saksi mata yang melihat kejadian maut tersebut.
Dari penyelidikan awal, kata Bima, kuat dugaan penyebab kecelakaan karena rem truk tidak berfungsi dengan baik atau blong, sehingga sopirnya tidak mampu mengendalikan laju kendaraan.
"Kuat dugaan karena remnya blong, tapi untuk memastikannya kami masih harus melakukan pemeriksaan secara mendalam," katanya menjelaskan.
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut itu terjadi pada Rabu (13/10) siang di Jalan Raya Uluwatu, di depan Perumahan Puri Gading, Jimbaran.
Menurut Bima, kejadian berawal saat truk Hino bernomor polisi DK-8949-BY yang melaju dari arah selatan Jalan Raya Uluwatu dan melewati jalan turunan, sopir tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya hingga menabrak deretan warung, belasan sepeda motor, serta masing-masing sebuah truk dan mobil jenis pick up.
Dikatakan, truk yang "mengamuk" itu baru berhenti setelah menabrak tiang listrik dan terbalik di tengah jalan.
Ditanya terkait jumlah korban, Bima mengatakan, berdasarkan data terakhir enam orang meninggal dunia, yaitu Ayu Citra, Widiani, Lalu Andat, Agus Suwandi, Ali Mastur dan seorang lagi belum diketahui identitasnya.
"Untuk korban yang mengalami luka berat berjumlah tiga orang dan seorang luka ringan. Merera saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUP Sanglah Denpasar," katanya.
Sementara pengemudi truk, Ali Mastur, tercatat sebagai salah seorang korban yang tewas dalam kecelakaan tersebut. (*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026