"Ini artinya kedatangan wisman ke Bali awal tahun 2015 cukup signifikan melihat kondisi politik nasional, terutama dengan pemerintah Australia," kata pengamat pariwisata, Tjok Gede Agung, di Denpasar, Sabtu.
Pulau Bali masih menjadi pilihan utama wisatawan mancanegara untuk berlibur di Indonesia, dan hal itu tercermin dari jumlah kunjungan turis asing melalui Bandara Ngurah Rai maupun perjalanan lewat laut cukup menggembirakan.
Tjok Gede Agung, sebagai praktisi industri pariwisata mendorong pemerintah Bali untuk lebih gencar berpromosi.
Jumlah turis asing ke Bali saat ini rata-rata 300 ribu orang per bulan. Promosi wisata yang digelar pemerintah bersama komponen pariwisata diyakini dapat meningkatkan jumlah wisatawan.
Kedatangan turis asing ke Bali pada awal 2015, masing didominasi Australia yang mencapai 85.102 orang atau sebesar 28,22 persen. Disusul Tiongkok (51.949), Jepang (17.946), dan Korea Selatan (15.140). (WDY)
Pewarta: Oleh I Ketut Sutika: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.