Denpasar (Antara Bali) - Beberapa pusat perbelanjaan di Denpasar, Provinsi Bali pada Jumat atau hari pertama Lebaran Idul Fitri 1431 H terlihat lengang.

Pantauan ANTARA, terlihat sebagian besar pasar, toko Sembako, toko pakaian dan keperluan rumah tangga lainnya tutup pada Idul Fitri 1431 Hijriah dan kondisi itu tampak merata di seluruh wilayah Denpasar.

Memang ada juga beberapa pedagang sayur seperti di Pasar Kereneng yang tetap menggelar dagangan, tetapi stoknya cukup terbatas.

"Ya banyak pedagang yang asal Jawa pada mudik sehingga kondisi pasar menjadi cukup sepi, ini sudah terjadi sejak dua hari yang lalu," ujar Ni Ayu Dewi (35), seorang pedagang di kawasan pasar kecil di sekitar Jalan Nusakambangan, Denpasar.

Hal senada juga disampaikan Ketut Rapti, seorang pedagang sembako. Ia mengatakan, tetap berjualan meski situasi pasar cukup sepi.

"Saya tetap berjualan karena kasihan dengan pelanggan-pelanggan saya jika toko saya tutup, apalagi ini kesempatan bagi saya untuk meraup rejeki lebih banyak lagi karena banyak toko lain yang tutup," katanya.

Namun hampir sebagian besar pedagang pada hari pertama Idul Fitri 1431 Hijriah ini sama sekali tidak menggelar dagangan, dan memilih untuk merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung asalnya.

Seorang ibu rumah tangga mengeluh karena tidak mendapatkan beberapa kebutuhan dapur, sebab pedagang umumnya merayakan Idul Fitri.

"Saya pikir ada pedagang yang menjual ikan, tetapi ternyata tidak satu pun mereka menjual ikan di pasar," kata Ny Yayuk Wirahyoni.

Meski tidak mendapat ikan, tetapi ia mengaku lumayan lega karena masih ada beberapa pedagang makanan yang siap disantap .

Sementara arus lalu lintas kendaraan di jalan-jalan utama Kota Denpasar tampak sedikit lengang dari hari biasanya, terutama di jalan-jalan yang rawan kemacetan seperti di Jalan Imam Bonjol, Teuku Umar dan Diponegoro.

Arus lalu-lintas di jalan-jalan tersebut sangat lancar, kendaraan yang lalu-lalang  tampak tidak terlalu banyak, mayoritas pengguna jalan adalah umat Muslim Denpasar yang bermaksud bersilaturahmi ke saudara atau rekan.(*)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026