Sneijder melakukan gebrakan pada menit ke-70 dan tembakan pemain Belanda itu ke arah pojok kiri gawang membuat timnya tampil sebagai juara.
Kedua tim sama-sama kuat dalam membangun serangan, namun nyaris tidak ada membuahkan sentuhan akhir hingga Sneijder mecetak gol tunggal.
Keberhasilan mengangkat piala itu merupakan kegembiraan tersendiri bagi Galatasaray yang dilatih Roberto Mancini, setelah sebelumnya mereka kecewa gagal mendapatkan gelar juara liga, setelah berada di urutan kedua di bawah sang juara, Fenerbahce. (Reuters/ADT)
: I Nyoman Aditya T I
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.