City secara efektif telah mengunci tempat mereka di final di Wembley, dengan demonstrasi permainan berat sebelah lainnya dari potensi serangan mereka, Edin Dzeko mencetak dua gol, dan Yaya Toure bergabung dengan Negredo di daftar pencetak gol.
Ini merupakan kedua kalinya dalam empat hari West Ham kemasukan lebih dari lima gol, setelah sebelumnya mereka tersingkir di Piala FA akibat kalah 0-5 dari tim strata kedua Nottingham Forest pada Minggu.
Saat City sekarang dapat bersantai menjelang pertandingan kedua pada 21 Januari, hasil ini menambah tekanan terhadap pelatih West Ham Sam Allardyce, yang timnya menghuni peringkat ke-19 di klasemen Liga Utama Inggris.
"Tim terbaik kami hanya tidak cukup bagus saat menghadapi Manchester City," kata Allardyce kepada Sky Sport.
"Anda harus selalu memberi mereka kredit atas betapa bagusnya tim yang mereka miliki. Para pemain kami berlari untuk berusaha dan menghentikan mereka, namun karena skill dan kemampuannya, mereka tidak dapat mendekati mereka (City)," katanya.
Setelah City mengamankan pertandingan kedua, mereka akan menghadapi Sunderland atau Manchester United pada final yang dimainkan 2 Maret.
"Itu merupakan penampilan brilian," kata pelatih City Manuel Pellegrini.
"Tidak masalah apakah kami mencetak dua, tiga, atau empat gol, kami tetap bermain dengan cara yang sama, selalu mengincar lebih banyak gol," katanya. (Antara/Reuters/ADT)
: I Nyoman Aditya T I
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.