Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan di seluruh Indonesia melalui program renovasi sekolah secara masif.
"Tahun ini saja, saya akan renovasi 60 ribu sekolah dan seterusnya," ujar Presiden Prabowo dalam peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang yang diikuti secara daring melalui Sekretariat Presiden di Jakarta, Selasa.
Kepala Negara menyampaikan saat ini Indonesia memiliki sekitar 300 ribu sekolah. Pemerintah menargetkan seluruh sekolah tersebut dapat diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya dalam kurun waktu empat tahun ke depan.
Presiden menekankan bahwa pendidikan memegang peran strategis dalam pembangunan nasional yang tidak hanya sarana mencetak sumber daya manusia unggul, tetapi juga menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program renovasi dan peningkatan kualitas sekolah ini, pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang layak, aman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan bagi seluruh anak bangsa.
"Pendidikan adalah instrumen pembangunan, pendidikan adalah instrumen kesejahteraan, pendidikan adalah instrumen demokrasi, pendidikan dan kesehatan adalah instrumen menghilangkan kemiskinan," imbuh Presiden.
