"Demikian pula harga GKP di tingkat penggilingan turun sebesar 6,77 persen dibanding bulan sebelumnya," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Gede Suarsa di Denpasar, Sabtu.
Ia mengatakan, harga rata-rata gabah kualitas GKP di Bali pada bulan April 2013 tetap berada di atas harga patokan pemerintah (HPP) yakni sebesar Rp3.515,82/kg di tingkat petani dan Rp3.572,61/kg di tingkat penggilingan.
Transaksi gabah kering panen tertinggi di tingkat petani terjadi di Kabupaten Buleleng sebesar Rp3.775/kg untuk vaeritas Serang dan terendah di Kabupaten Tabanan dengan harga Rp3.300/kg untuk varietas Ciherang.
Gede Suarsa menjelaskan, petani Bali pada umumnya menjual gabah dalam bentuk GKP sehingga harganya jauh lebih baik dibanding menjual gabah sehabis panen, tanpa pengolahan hasil lebih lanjut.
Namun berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan ke delapan kabupaten dan satu kota di Bali ditemukan 13,04 persen GKP yang dijual petani dalam kualitas rendah yakni kadar air di atas 25 persen. (*/M038)
Pewarta: Oleh IK Sutika: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.