"Pencarian korban yang kami lakukan sejak Selasa (19/2) malam akhirnya membuahkan hasil melalui kerja keras personel kami dibantu Tim SAR dan TNI," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng Putu Dana di Singaraja.
Ia menyebutkan kedua korban tewas adalah Gede Mertada dan Gede Mulyawan Atmaja, keduanya warga Banjar Dinas Bhuana, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada.
Dalam evakuasi itu, personel Kodim Buleleng Kapten (Inf) Gusti Gede Merta sempat terjatuh dari areal perbukitan yang mengakibatkan luka-luka sehingga harus menjalani perawatan intensif di RS TNI-AD Singaraja.
Bencana tanah longsor yang terjadi Selasa sekitar pukul 18.30 Wita itu mengakibatkan jalan utama Bedugul-Singaraja sempat tertutup material tanah.
"Namun saat ini kondisi jalan itu sudah normal kembali setelah petuags kami menyingkirkan material longsor," kata Putu Dana menambahkan.
Bencana tanah longsor juga terjadi di Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu, yang mengakibatkan rumah milik Ketut Suardan mengalami kerusakan.
Sementara itu, banjir yang terjadi akibat meluapnya Sungai Saba menggenangi delapan unit rumah warga di Banjar Dinas Beratan, Desa Patemon, Kecamatan Seririt.
Selain itu, angin puting beliung juga terjadi di Desa Kalianget dan Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt, yang mengakibatkan 16 unit rumah rusak tertimpa pohon tumbang. (MDE/M038)
(T.KR-MDE/B/M038/M038) 20-02-2013 12:56:28
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.