"Halmahera Barat kini memiliki keberadaan endemik burung bidadari yang berlokasi di tanah putih Domato Kecamatan Jailolo Selatan. Jenis burung itu dikenal dengan nama simioptera wallace, merupakan satwa langka yang harus mampu dilestarikan," kata Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Halbar, Syarif Ali di Ternate, Sabtu.
Ia mengatakan, upaya menjaga kelangsungan hidup burung tersebut menjadi tanggung jawab bersama, baik dari pihak pemerintah, LSM dan masyarakat.
Dengan demikian burung dan habitatnya tetap lestari di kawasan ekologi satwa yang dikenal masyarakat internasional. Pemerintah daerah setempat memiliki komitmen kuat untuk tetap menjaga keberlangsungan habitat burung bidadari di tanah putih Domato.
Untuk itu, pada bulan oktober 2009, Pemkab Halbar berinisiatif melaksanakan kegiatan pencanangan kawasan konservasi burung bidadari di puncak tanah Putih Domato.
Menurut dia, kegiatan pencanangan tersebut, selain memiliki maksud untuk memproteksi kawasan ekologi burung bidadari dari aktivitas penebangan pohon secara liar yang tidak bertangunggjawab, juga sebagai media untuk memberikan informasi wisata fauna kepada publik. (*/T007)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.