"Dengan selesainya pembangunan gedung pascasarjana di Jalan Kenyeri Denpasar, hal itu merupakan salah satu kesiapan kami tahun ajaran 2010/2011 untuk menerima mahasiswa S3," kata Rektor IHDN Denpasar Prof Dr I Made Titib di Denpasar, Rabu.
Di sela kunjungan kesiapan infrastruktur dan SDM oleh Departemen Agama (Depag) itu, ia mengatakan, persyaratan untuk membuka S3 di antaranya kesiapan gedung, tenaga pengajar maupun kurikulum perkuliahan.
"Dari ketiga persyaratan tersebut kami telah memenuhi syarat, tinggal melengkapi sarana prasarana lainnya, seperti kursi, meja dan lainnya," kata Prof Titib yang didampingi Direktur Pascasarjana Prof Dr I Nengah Wija dan staf lainnya.
Ia mengatakan, bahkan calon mahasiswa S3 yang akan mengikuti program tersebut sudah ada yang ingin mendaftar, tercatat sekitar 50 orang.
"Antusiasme calon mahasiswa yang ingin mempelajari dan memperdalam ilmu agama, khusus program Brahma Widya cukup tinggi," kata dia.
Prof Titib mengemukakan, rencana peresmian gedung pascasarjana yang berdiri di atas lahan seluas 20 are dengan bangunan berlantai tiga itu akan dilaksanakan 6 Februari 2010.
"Rencananya gedung pascasarjana ini kami akan resmikan 6 Februari mendatang, namun tetap kami akan berkoordinasi dengan Departemen Agama," katanya.
Direktur Pendidikan Tinggi Depag Drs I Made Sujana M.Pd pada acara kunjungan tersebut mengatakan, pada prinsipnya IHDN Denpasar sudah memenuhi persyaratan untuk membuka program S3.
"Setelah kami menerima dan mempelajari proposal yang diajukan pihak IHDN mengenai kesiapan membuka program S3, institut ini sudah memenuhi persyaratan," katanya.
Hal senada juga diungkapkan Kasubdin Pendidikan Tinggi Depag, Dr Praptini M.Pd. Ia mengatakan, dengan kesiapan infrastruktur dan tenaga pengajar tersebut, sudah tidak ada alasan untuk menunda-nunda lagi.
"Ini berarti tinggal menunggu surat keputusan dari Depag untuk memulai perkuliahan," kata Dr Praptini.
Dikatakan IHDN Denpasar memang sangat siap menyelenggarakan program doktoral itu. Termasuk kesiapan dari segi fasilitas pendukung pendidikan seperti ruang perkuliahan dan perpustakaan yang nyaman dan sangat refresentatif serta sarana prasarana pendukung lainnya.
"Dari segi persyaratan untuk membuka Program S3, IHDN Denpasar sudah tidak ada masalah," katanya. (*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.