Denpasar (Antara Bali) - DPRD Bali masih mengkaji usulan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Areal Bali untuk menjadi anak perusahaan PLN Pusat.

"Kami masih mempelajari usulan dari PT PLN Areal Bali tersebut. Alasannya dengan langkah itu bisa mengelola dan menentukan tarif listrik bagi konsumen menengah ke atas, seperti rumah-rumah mewah, vila dan hotel yang selama ini masih menikmati subsidi dari pemerintah," kata Ketua Komisi III DPRD Bali Gusti Made Suryanta Putra di Denpasar, Senin.

Ia mengatakan usulan tersebut sudah masuk ke Komisi III DPRD, dan saat ini pihaknya masih perlu membahas, sehingga hasil yang diharapkan nantinya dapat menguntungkan masyarakat Bali.

"Saat ini penerapan PLN seperti yang diusulkan dari PLN Areal Bali adalah di Batam. Sistem tersebut sudah lama dilaksanakan. Guna mendapatkan gambaran dan sistem daru penerapan tersebut, maka kami akan studi banding dulu ke sana. Hari ini (Senin) rombongan akan bertolak ke Batam," katanya.

Suryanta Putra lebih lanjut mengatakan, dengan sistem tersebut nantinya akan dapat menguntungkan masyarakat, karena yang mendapat subsidi sesuai dengan sasaran yang diharapkan pemerintah.

"Selama ini kami lihat kurang adil, artinya subsidi tersebut juga dinikmati bagi orang-orang kaya yang menggunakan fasilitas rumah mewah, vila termasuk juga hotel," ucap politikus PDIP itu.(LHS/IGT)



Editor : Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026