Gianyar (Antara Bali) - Bupati Gianyar Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Minggu meninjau Pasar Ubud, menyikapi tuntutan masyarakat setempat terkait perubahan pembangunan pasar tersebut.

Bersama anggota DPRD Dapil Ubud I Ketut Karda, dia menyikapi tuntutan masyarakat lingkungan Ubud Kelod, Kecamatan Ubud, yang sebelumnya datang ke Pemkab dan DPRD Gianyar.

Kunjungan bupati ke lapangan itu juga disertai Plt Sekda yang juga Kadis Pekerjaan Umum Nyoman Nuadi, Assiten II Gde Widarma Suharta, Lurah Ubud dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam gambar perencanaan pembangunan Pasar Ubud, terjadi perubahan untuk akses Jalan Karna tembus ke utara melewati pasar itu.

Dengan perubahan gambar itu, empat  unit kios di lantai satu, dan empat  lainnya di lantai dua, akan dipindahkan ke wantilan atau ruang pertemuan lantai dua.

Sedangkan rencana lokasi kios sebelumnya akan dijadikan jalan dengan ukuran lebar lima meter ditambah trotoar kanan-kiri masing-masing selebar satu  meter, sehingga total menjadi tujuh  meter.

Bupati yang biasa disapa Cok Ace mengingatkan, persoalan itu harus mendapatkan solusi dengan cepat, karena akan berdampak pada 284 pedagang yang sangat menggantungkan perekonomiannya di Pasar Ubud.

"Begitu aspirasi masyarakat muncul, kami segera mencarikan solusi untuk persoalan ini, karena banyak orang yang menggantungkan perekonomian dari Pasar Ubud," ujarnya.(*/T007)



: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026