Bersama anggota DPRD Dapil Ubud I Ketut Karda, dia menyikapi tuntutan masyarakat lingkungan Ubud Kelod, Kecamatan Ubud, yang sebelumnya datang ke Pemkab dan DPRD Gianyar.
Kunjungan bupati ke lapangan itu juga disertai Plt Sekda yang juga Kadis Pekerjaan Umum Nyoman Nuadi, Assiten II Gde Widarma Suharta, Lurah Ubud dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam gambar perencanaan pembangunan Pasar Ubud, terjadi perubahan untuk akses Jalan Karna tembus ke utara melewati pasar itu.
Dengan perubahan gambar itu, empat unit kios di lantai satu, dan empat lainnya di lantai dua, akan dipindahkan ke wantilan atau ruang pertemuan lantai dua.
Sedangkan rencana lokasi kios sebelumnya akan dijadikan jalan dengan ukuran lebar lima meter ditambah trotoar kanan-kiri masing-masing selebar satu meter, sehingga total menjadi tujuh meter.
Bupati yang biasa disapa Cok Ace mengingatkan, persoalan itu harus mendapatkan solusi dengan cepat, karena akan berdampak pada 284 pedagang yang sangat menggantungkan perekonomiannya di Pasar Ubud.
"Begitu aspirasi masyarakat muncul, kami segera mencarikan solusi untuk persoalan ini, karena banyak orang yang menggantungkan perekonomian dari Pasar Ubud," ujarnya.(*/T007)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.