Diskenariokan terdapat satu kapal penyeberangan, KM Nusa Express, yang membawa puluhan pemakai jasa itu terbakar pada posisi sekitar satu mil laut dari bibir pantai dalam pelayaran penyeberangannya pada pagi hari dari Sanur menuju Nusa Penida.
Melalui radio, nakhoda kapal mengabari insiden pelayarannya kepada syahbandar Pelabuhan Sanur, yang meneruskannya ke Badan SAR Daerah Bali. Upaya penyelamatan kemudian dilakukan sesuai prosedur baku penyelamatan yang telah disusun.
Dua kapal reaksi cepat milik (sea raider) Pangkalan TNI-AL Benoa, dua kapal serupa dari Badan SAR Nasional dan Bali kemudian bergerak menuju titik persis posisi KM Nusa Express yang terbakar itu.
Puluhan pemakai jasanya dilaporkan luka bakar, histeris, dan luka-luka lain.
Di darat, beberapa mobil ambulan telah disiapkan lengkap dengan dokter, paramedik, dan peralatan pertolongan pertama dalam skala pertolongan maksimal. Pengamanan jalur keberangkatan mobil-mobil ambulans menuju RS Pusat Sanglah, langsung dilakukan pihak Kepolisian Daerah Bali.
Tidak cukup itu saja, pengamatan dari udara dan skenario evakuasi dari udara juga langsung disiagakan dari udara memakai pesawat helikopter NBO-105 Korps Penerbangan TNI-AL, yang dalam latihan ini dilibatkan dari pangkalannya di Pangkalan Korps Udara TNI-AL Djuanda, Surabaya.
Helikopter milik TNI-AL yang memang dirancang untuk misi pengamatan udara maritim dan penyelamatan itu masih didukung satu helikopter serupa milik Badan SAR Nasional dari Pangkalan Pondok Cabe, Jakarta Selatan.
Untuk mengendalikan operasi penyelamatan dari udara, satu mobil Pengendali Lalu-lintas Udara dari Pangkalan TNI-AU Ngurah Rai dikerahkan, lengkap dengan seluruh personelnya yang telah dilatih khusus untuk mengendalikan pergerakan pesawat udara.
Akhirnya, 85 personel dari berbagai instansi yang terlibat dalam latihan penyelamatan itu bisa menyelesaikan misinya sesuai prosedur dan standar waktu yang ditetapkan. (*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.