Denpasar (Antara Bali) - Badan Pusat Statistik Provinsi Bali mencatat subsektor peternakan mempunyai peran cukup strategis dalam meningkatkan nilai tukar petani (NTP) setempat sebesar 0,54 persen dari 107,87 persen menjadi 108,56 persen.

Sektor peternakan mengalami kenaikan 0,02 persen dari sebesar 91,90 persen pada bulan Mei 2012 menjadi 91,92 persen pada Juni 2012, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, I Gede Suarsa di Denpasar, Minggu.

Ia mengatakan bahwa kenaikan subsektor peternakan yang terdiri atas ternak besar, kecil, unggas, dan hasil ternak lainnya berkat kenaikan indeks yang diterima petani sebesar 0,30 persen dan indeks yang dibayar petani meningkat 0,28 persen.

Meningkatnya indeks yang diterima petani dipicu oleh naiknya harga komoditas pada kelompok ternak besar 0,92 persen, khususnya berasal dari sapi potong dan kambing.

Demikian pula, kata Gede Suarsa, subsektor hortikultura mengalami kenaikan sebesar 0,86 persen dari 150,16 persen menjadi 151,46 persen.(LHS/T007)    



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026