Denpasar (Antara Bali) - Program Gerakan Pembangunan Desa Terpadu (Gerbang Sadu) Mandara yang telah diluncurkan Pemprov Bali diarahkan dapat memberikan pekerjaan kepada warga miskin sesuai dengan potensi yang dimiliki desa yang menjadi sasaran.

"Sampai saat ini, baru lima desa yang menjadi percontohan dengan tingkat kemiskinan di atas 35 persen, telah menerima dana bantuan program. Tiap desa diberikan Rp1 miliar dan dana operasional Rp20 juta," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Bali Putu Astawa, di Denpasar, Rabu.

Sementara itu, lanjut dia, 77 desa lainnya di Pulau Dewata dengan tingkat kemiskinan di atas 35 persen direncanakan diberikan melalui APBD Perubahan.

"Apakah akan disetujui semuanya oleh DPRD Bali, atau tidak, kami masih menunggu hasil pembahasannya sekitar bulan Agustus. Bagaimana pun program ini tentunya harus mempertimbangkan kondisi keuangan daerah," ujarnya

Ia menyampaikan, pada tahun ini program Gerbang Sadu Mandara baru menyasar empat kabupaten di Pulau Dewata yakni Buleleng, Karangasem, Bangli, dan Klungkung.

"Memang bertahap dulu, setelah habis 35 persen, baru desa yang tingkat kemiskinan 20 hingga 35 persen," katanya.(LHS/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026