Gianyar (Antara Bali) - Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali menyuntikkan dana senilai Rp28,4 miliar untuk pembangunan dan renovasi sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Gianyar.
    
"Untuk pembangunan dan renovasi pasar di Kabupaten Gianyar dibutuhkan dana Rp36 miliar. Kami bisa memberikan suntikan Rp28,4 miliar," kata Direktur Kredit BPD Bali I Nyoman Sudarya di Gianyar, Senin.
    
Persetujuan memberikan dana untuk renovasi Pasar Singakerta dan Pasar Ubud itu dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman oleh BPD dengan Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati.
    
Sudarya mengemukakan bahwa dalam nota kesepahaman itu, BPD Bali membantu kerdit kepada 284 pedagang.
    
"Untuk pedagang yang menempati los, kami beri kredit sebesar Rp50 juta per orang, sedangkan kios Rp237 juta per orang," katanya.
    
Sementara itu, Bupati Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati berharap renovasi Pasar Ubud dapat mengatasi kemacetan arus lalu lintas di daerah tujuan wisata internasional itu.
    
Oleh sebab itu, pihaknya juga akan melakukan penataan pasar tersebut dengan membangun pasar di atas lahan seluas tiga hektare di Desa Singakerta. Sedangkan Pasar Ubud tetap dipertahankan sebagai pasar seni yang menjadi tempat belanja favorit bagi wisatawan mancanegara.(IPA/M038)


: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026