Denpasar (Antara Bali) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika menegaskan, gerakan pembangunan desa terpadu yang maju, aman, damai dan sejahtera (Gerbang Sadu Mandara/GSM) merupakan salah satu terobosan untuk mensinergikan 48 program yang bermuara ke daerah perdesaan.

"Sebanyak 48 program yang dilaksanakan pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di daerah ini belum membuahkan hasil yang maksimal, karena masyarakat pedesaan tetap saja miskin," kata Gubernur Pastika di Denpasar, Jumat.

Pada Sarasehan Program Pembangunan Bali yang maju, aman, damai dan sejahtera (Mandara) yang melibatkan wartawan dan pimpinan redaksi media cetak serta penyiaran, Gubernur Pastika menjelaskan, Bali merintis program terobosan Gerbang Sadu Mandara (GSM) mulai tahun anggaran 2012.

Program tersebut memprioritaskan 82 desa di Bali yang selama ini 35 persen masyarakat menyandang kategori miskin. Pemerintah Provinsi Bali dalam menyukseskan program tersebut akan mengucurkan dana sebesar Rp140 miliar dalam tahun 2012.

Kegiatan tersebut akan dilakukan secara berlanjut, sebagai upaya mempercepat pengentasan kemiskinan hingga hanya menjadi satu atau dua persen dari jumlah penduduk pada tahun 2015.(LHS/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026