"Tingkat luka bakar yang dialami korban ledakan elpiji itu berbeda-beda, dari 18 sampai 62 persen," kata Kepala Seksi Pelayanan Medik Rawat Jalan RSUP Sanglah, dr IGB Ken Wirasandi, di Denpasar, Jumat malam.
Dia mengatakan, jumlah pasien korban ledakan tersebut yang saat ini dirawat 13 orang. Sedangkan ada empat lagi yang dirawat di Rumah Sakit Surya Husada.
Dari jumlah tersebut, 12 orang pasien harus dirawat di burn unit, yakni ruang perawatan khusus bagi korban luka bakar.
Ken menambahkan, empat pasien di antaranya ditempatkan di ruang isolasi khusus yang terdapat di ruangan burn unit, karena mengalami luka bakar antara 30-55 persen.
"Bahkan satu orang pasien mengalami luka bakar yang parah yakni 62 persen sehingga harus mendapat perawatan intensif," ujarnya.
Sementara itu dari informasi yang berhasil dikumpulkan dari petugas, korban adalah Nasidin, Suyanta, Siyus, Johan, Danadi, Supari, Stevanus, Supri, Novri, Imam Tamtowi, Dominggus dan Paulus.(IGT)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.