Pameran yang menampilkan patung, lukisan, dan foto itu dibuka oleh Bupati Gianyar Tjokorda Oka Ardhana Sukawati di wantilan Pura Dalem "Monkey Forest".
"Ini semua merupakan karya para seniman yang tergabung dalam Komunitas Seni Padangtegal (KSP)," kata Ketua KSP, Sudarna Putra.
Ia mengaku bangga dapat berpameran di objek wisata yang setiap hari dikunjungi ratusan bahkan ribuan wisatawan mancanegara itu.
"Teman-teman di KSP baru pertama kali ikut pameran. Dan langsung mendapat kesempatan karya seninya dapat disaksikan turis asing," katanya.
"Pameran ini kami harapkan menjadi momentum bangkitnya seniman Padangtegal yang sudah berkibar sejak tahun
1932 ketika sejumlah seniman asing, seperti Walter Spies, Rudolf Bonnet, Arie Smith, Antonio Blanco, dan Hans Snell mendirikan sanggar seni Pita Maha di Padangtegal," katanya.
Selain menampilkan karya seni lukis, pada kesempatam pembukaan pameran yang bertema "Sagilik, Saguluk, Salunglung, Sabayangtaka" itu juga dipentaskan atraksi seni gerak dengan menggunakan alat musik dari bambu.
Setelah atraksi seni gerak, dalam pameran itu juga ada pembacaan puisi berjudul "Kita Semua Adalah Monyet".(M038)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.