Perolehan devisa tersebut meningkat 13,55 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 8,68 juta dolar AS hasil pengapalan 7,69 juta psc, kata Kepala Biro Humas Pemprov Bali I Ketut Teneng di Denpasar, Kamis.
Ia mengatakan, cindera mata dari bahan baku bambu dalam berbagai rancang bangun (disain) itu mampu menyumbangkan sebesar 2,13 persen dari total ekspor Bali sebesar 462,16 juta dolar AS.
Cindera mata berbahan baku bambu merupakan salah satu dari 14 jenis hasil kerajinan industri kecil Bali yang menembus pasaran mancanegara yang seluruhnya mampu memberikan kontribusi 39,39 persen dari total ekspor non migas Bali.
Ketut Teneng menjelaskan, aneka jenis barang kerajinan berupa anyaman bambu yang dikombinasikan dengan rotan mendapat perhatian besar konsumen mancanegara, antara lain berupa tempat koran, bakul, topi berbentuk kerucut, dompet serta jenis yang unik lainnya.(IGT)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.