"Asalkan motif yang diciptakan tidak monoton, batik celup kita sangat diminati konsumen Amerika," kata Choirul Soleh, salah seorang perajin batik celup CV Sari Sedana Banjar Akta, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu.
Ia mengatakan banyak rancangan batik celup Bali dibawa dari negara pemesan sehingga coraknya tidak monoton sebagaimana batik-batik pada umumnya.
Dijelaskan, proses pembuatan batik celup menggunakan warna kimiawi dalam membentuk motif pada kain katun yang banyak diminati.
Kemudian dilakukan pewarnaan dengan teknik mencelup, kemudian dilakukan proses produksi. Proses produksi juga dibagi menjadi dua bagian yakni proses pewarnaan (pastel) dan cap (stamp).(**)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.