Negara (Antara Bali) - Diduga akibat hubungan arus pendek listrik pada alat pendingin (AC), bangunan mes tambak di Dusun Awen, Kelurahan Lelateng, Negara, Kabupaten Jembrana terbakar, Sabtu sekitar pukul 09.00 Wita.

Mes yang terbakar ini sehari-hari ditempati oleh Yance AT (44) beserta anak dan istrinya.

Keluarga ini merupakan orang kepercayaan Rudianto (73), pemilik tambak yang tinggal di Denpasar.

Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian menyebutkan, saat kejadian Yance dan istrinya sedang duduk-duduk di pinggir tambak.

Mereka kaget saat anaknya yang baru berumur lima tahun berteriak karena melihat api membubung di atap dari bangunan mesnya.

Tanpa menunggu lebih lama, Yance berusaha memadamkan api yang membakar bagian belakang mes yang sehari-hari ia tempati tersebut.

Saat ditemui wartawan Yance mengatakan, api terlihat besar pada kabel AC.

"Saya berusaha mengambil air sebisanya untuk memadamkan api," katanya.

Namun air yang ia semprotkan dari kran tersebut tidak membuat api padam justru makin berkobar ke bagian lain dari mes.

Tidak kuasa memadamkan api, Yance lantas menghubungi Polsek Negara dan pemadam kebakaran yang segera datang dengan membawa empat unit mobil pemadam.

Sekitar dua jam kemudian, api berhasil dipadamkan namun meninggalkan kerugian yang tidak sedikit bagi keluarga tersebut.

Barang-barang elektronik seperti pesawat televisi tampak hangus terbakar demikian juga dengan berbagai perlengkapan rumah tangga.

Akibat kebakaran ini, korban diperkirakan menderita kerugian sekitar Rp 50 juta.

Kapolsek Negara, Kompol Ida Bagus Budiasa langsung bergegas menuju lokasi setelah sebelumnya ikut mengamankan mahasiswa di STIT Al Mustaqim.(*)




Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026