"Kami sangat mengharapkan BPD dapat membantu para pengelola UMKM dalam bidang permodalan, sehingga kehadiran mereka di dunia usaha dapat bertahan bahkan terus berkembang," kata Bupati Bagiada di Singaraja, Bali bagian utara, Senin.
Di sela-sela penyerahan bantuan sosial senilai Rp300 dari BPD Bali kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Buleleng, Bupati Bagiada menyebutkan, dengan memberikan modal melalui kredit, niscara UMKM akan terus mampu berkembang.
Sehubungan dengan itu, bupati juga berharap pihak BPD Bali mampu mengakomodasi pengelola UMKM yang tidak memiliki jaminan atau agunan, namun dapat juga diberi pinjaman modal secukupnya.
"Saya sangat mengharapkan adanya uluran bantuan kredit yang cukup bagi UMKM yang tidak memiliki agunan," ujarnya menjelaskan.
Uluran bantuan sosial yang diserahkan siang itu merupakan bentuk kepedulian BPD Bali terhadap lingkungan, sosial budaya dan religius.
Selain bupati, hadir pada kegiatan tersebut tampak Wakil Bupati Buleleng Arga Pynatih, jajaran komisaris dan Direktur BPD Bali Gede Ariadi, yang juga Project Manager Treasury BPD Bali.
Direktur Operasional BPD Bali Agung Ari Suryana mengatakan, kegiatan "corporate social responsbility (CSR) BPD Bali merupakan program rutin setiap tahun sebagai salah satu bentuk kepedulian pihaknya kepada masyarakat di Pulau Dewata.
Dikatakan, di usianya yang ke-49 tahun, BPD Bali tumbuh dan berkembang berkat dukungan masyarakat Bali. Untuk itu, seluruh managemen bank secara konsisten menyisihkan laba untuk dikembalikan kepada masyarakat, dan berharap dengan bantuan ini kesenjangan masyarakat dapat diatasi secara bertahap.
Sementara itu, Gede Ariadi menjelaskan, dari total bantuan senilai Rp300 juta, selanjutnya akan diproporsikan dalam beberapa kegiatan sosial seperti bantuan bedah rumah senilai Rp200 juta, untuk rehab Pura Watu Kursi di Desa Pemuteran sebesar Rp25 juta.
Di samping itu juga ada bantuan 10 kursi roda Rp20 juta, pemberian beasiswa kepada 26 siswa tidak mampu senilai total Rp13 juta dan pemberian sembako kepada penyandang cacat dan lansia senilai Rp42 juta.
Ia menyebutkan bahwa dukungan masyarakat kepada BPD Bali sangat besar. Untuk itu, sebagai timbal balik, BPD akan konsisten menganggarkan sejumlah dana untuk CSR.
Ke depan, lanjut dia, segmentasi CSR akan menyasar bidang pendidikan, karena ini merupakan tonggak dasar pembangunan masa depan bangsa.
Bupati Bagiada menyampaikan apresiasi yang positif terhadap kegiatan CSR yang dilakukan BPD Bali di wilayah Buleleng.
"Apa yang dilakukan BPD Bali, merupakan partisipasi nyata dalam membantu pemerintah menanggulangi masalah sosial," ucapnya.
Kehadiran BPD Bali sebagai mitra kerja pemerintah dan masyarakat, kata dia, hendaknya dapat terus meningkatkan pelayanan yang maksimal guna memantapkan kepercayaan BPD di masyarakat.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.