Denpasar (Antara Bali) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Bali bertekad meningkatkan infrastruktur rumah sakit hingga berkelas internasional dan memperkuat Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) untuk membantu masyarakat.

"Infrastruktur rumah sakit berkelas internasional diperlukan mengingat Bali banyak dikunjungi bangsa lain," ujar Gubernur dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wagub I Ketut Sudikerta pada Raker Kesehatan Nasional Indonesia Regional Tengah di Denpasar, Minggu malam.

Menurut dia, dengan program peningkatan infrastruktur rumah sakit hingga berkelas internasional masyarakat Bali tidak perlu berobat sampai ke luar negeri, bahkan masyarakat dari daerah lain dan bangsa lain akan datang ke Bali untuk berobat.

Ia menjelaskan, Bali sebagai daerah wisata berkelas internasional mengalami masalah kesehatan serius seperti kasus penyakit ebola, HIV/Aids yang endemis di negara lain. Posisi Bali dalam kasus penyakit HIV/AIDS ini berada di peringkat kelima di seluruh Indonesia.

Selain itu, dalam menghadapi persaingan global yakni Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Sudikerta, mendorong seluruh tenaga kesehatan khususnya di Bali, meningkatkan pengetahuan dan kualitasnya sehingga tidak dikalahkan sumber daya manusia dari negara tetangga (ASEAN).

"Segala sesuatu harus didukung sepenuhnya oleh Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Pusat dalam menunjang sarana dan prasarana kesehatan itu," ujarnya.

Sementara itu, JKBM diluncurkan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat secara gratis mulai dari Puskesmas hingga Rumah Sakit di kabupaten/kota. JKBM memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat mulai sakit biasa hingga cuci darah.

Selain itu, sistem pelayanan gawat darurat terpadu di setiap rumah sakit terus dibenahi manajemennya agar masyarakat mendapat pelayanan kesehatan yang optimal, sehingga bukan hanya masyarakat Bali saja yang berobat di Bali, tetapi juga masyarakat dari daerah lain di Indonesia bahkan masyarakat internasional.

Ia mengatakan, khusus dalam bidang kesehatan, Pemerintah Provinsi Bali sangat konsen dalam program kesehatan sekalaigus mendukung sepenuhnya kegiatan raker baik bertaraf nasional dan internsional.

"Prioritas utama Pemprov Bali adalah pencegahan penyakit, promosi kesehatan, dan pengobatan atau rehabilitatif," demikian Sudikerta.

Dalam Rapat Kerja Kesehatan Nasional Regional Tengah dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya yang juga hadir dalam acara terebut. (WDY)

Pewarta: Oleh I Made Surya

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2015