Batam (Antara Bali) - Sebuah mobil sedan BP 1414 UX meledak sesaat sesudah selesai mengisi premium di SPBU Pandan Wangi Kota Batam, Kamis siang sehingga mengakibatkan dua mesin pompa ikut terbakar dan meledak.

"Mobil sudah selesai mengisi premium, namun langsung timbul percikan api dan meledak. Sopirnya langsung lari," kata  Operator SPBU, Rusli.

Meski mengisi premium, namun pada bagian bagasi mobil yang terbakar ada tangki modifikasi dan diduga digunakan untuk menyelewengkan solar bersubsidi.

Ia mengatakan, ledakan keras disertai asap tebal sehingga mengakibatkan satu pompa premium dan satu pompa pertamax ikut terbakar. Saat meledak, kata dia, kondisi SPBU relatif sepi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran langsung turun ke lokasi untuk melokalisir kebakaran agar tidak meluas.

Sementara itu, Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Kepri, Kombes Yusri mengatakan belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut.

"Kami masih menyelidikinya. Kami juga sudah memasang garis polisi pada lokasi SPBU," kata dia.

Ia mengatakan, meski mobil yang meledak berbahan bakar premium namun dicurigai juga untuk menyelewengkan solar terlihat dari tangki modifikasi pada bagian belakang.

"Mobil ini eks-taksi karena nomor belakanganya menggunakan huruf U. Memang ada tangki modifikasi seperti mobil-mobil penyeleweng solar. Namun kami belum bisa simpulkan," kata dia.

Yusri juga mengatakan masih mencari sopir dari mobil yang terbakar tersebut.

"Sopirnya lari dan masih dicari. Operatornya saat ini sedang dimintai keterangan petugas," kata Yusri. (WDY)

Pewarta: Oleh Larno

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2014