Luas Bintik Merah Jupiter Menyusut

Jumat, 16 Mei 2014 8:18 WIB

Maryland (Antara Bali) - Teleskop ruang angkasa Hubble memperlihatkan bintik merah Planet Jupiter atau Great Red Spot (GRS) telah menyusut dengan ukuran terkecil yang pernah diukur. Para astronom telah mengikuti penyusutan ini sejak 1930-an .

"Pengamatan teleksop Hubble mengkonfirmasi GRS sekarang ini sekitar 10.250 mil, diameter terkecil yang pernah kami diukur, " kata Amy Simon dari NASA Goddard Space Flight Center di Greenbelt, Maryland seperti dilansir laman resmi NASA.

Pengamatan bersejarah pada akhir 1800-an mengukur GRS berukuran sekitar 25.500 mil.  Lalu pada 1979, NASA Voyager 1 dan Voyager 2 flybys mengukur GRS menyusut menjadi 14.500 mil.

Sejak tahun 2012, pengamatan amatir menunjukkan peningkatan nyata penyusutan tempat GRS . "Pinggang" GRS menyusut 580 mil per tahun. Bentuk GRS pun telah berubah dari oval ke lingkaran. Hanya saja, penyebab di balik menyusutnya GRS belum dapat diketahui.

"Dalam pengamatan kami, terlihat pusaran yang sangat kecil masuk ke dalam badai. Kami berhipotesis ini mungkin bertanggung jawab atas perubahan mendadak yakni dengan mengubah dinamika internal dan energi dari Great Red Spot," ujar Simon.

Simon dan timnya berencana mempelajari gerakan pusaran kecil dan juga dinamika internal GRS untuk menentukan apakah pusaran ini dapat memiliki pengaruh. (WDY)

Pewarta: Oleh Lia Wanadriani Santosa

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2014

Terkait

Asteroid kian sering hantam Bumi akhir-akhir ini

Selasa, 5 Februari 2019 15:51

100 Kandidat "Penduduk" Mars Jalani Tes

Selasa, 7 Juni 2016 13:18

Fenomena Konjungsi Planet

Kamis, 29 Oktober 2015 15:42

Bulan Jupiter Punya Laut

Jumat, 13 Maret 2015 15:44

Pesawat NASA Jangkau Planet Kerdil Ceres

Sabtu, 7 Maret 2015 22:05

Tiongkok Paparkan Misi ke Mars pada 2020

Selasa, 9 Desember 2014 11:49
Terpopuler