Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengaku tak kapok untuk mengunjungi Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, meski kesempatan sebelumnya sempat tertunda karena alasan keamanan.

Saat berdialog dengan para keluarga prajurit TNI di Koramil 1715/06 Dekai, Yahukimo, Selasa, Wapres Gibran menjelaskan bahwa dari rangkaian kunjungannya ke Tanah Papua yang mencakup Nabire, Mimika, Sorong dan menuju Raja Ampat, ia merasa kunjungan ke Yahukimo adalah yang paling menantang.

"Yang jelas dari kunjungan tiga hari ini ke Nabire, Mimika, nanti ke Sorong, yang paling menantang Yahukimo. Tapi enggak apa-apa, saya enggak merasa kapok, enggak merasa... karena (sempat) gagal ke sini," kata Gibran.

Kabupaten Yahukimo merupakan wilayah yang rawan gangguan keamanan karena keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KB).

Wapres Gibran sebelumnya dijadwalkan mengunjungi Yahukimo untuk pertama kalinya pada Januari 2026, namun ditunda karena alasan keamanan.

Saat itu, Wapres Gibran seharusnya tiba di Yahukimo setelah menuntaskan kunjungan kerjanya di Wamena.

Namun berdasarkan pertimbangan intelijen, ada pergerakan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab sehingga Gibran pun menunda kunjungannya ke Yahukimo.

Gibran berkomitmen kembali mengunjungi Yahukimo agar program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga sentra pangan dapat dioptimalkan.

Selama tiga jam di Yahukimo, Gibran meninjau pelaksanaan MBG di Sekolah Kristen Yahukimo, fasilitas kesehatan di RSUD Dekai dan berdialog dengan keluarga TNI di Koramil 1715/06 Dekai yang menjadi Markas Yonif 5 Marinir dan Taipur/Timsus 303 untuk pengamanan wilayah Yahukimo.

Pada kunjungan ke Yahukimo, Gibran didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol.

Pewarta: Mentari Dwi Gayati

Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2026