PT Telkom Wilayah Bali memperluas penetrasi digital di Pulau Dewata melalui penggunaan voucer yang mudah untuk diakses dan harga terjangkau.

“Kami ingin membantu meningkatkan literasi digital,” kata General Manager Telkom Wilayah Telekomunikasi Bali Ismono Adi Jatmiko di sela forum diskusi media di Denpasar, Kamis.

Pihaknya memasang layanan internet di ruang publik di antaranya kawasan wisata, lokasi komunitas atau kegiatan, sentra UMKM, alun-alun kota dan ruang publik lainnya.

“Maka kami berinisiatif untuk menginstal wifi voucer di ruang publik sehingga semua orang yang berkunjung misal di alun-alun bisa menggunakan wifi dengan harga murah,” ucapnya.

Adapun nominal paling kecil adalah Rp5.000 untuk penggunaan selama 12 jam, Rp20.000 untuk tujuh hari dan Rp50 ribu untuk 30 hari, yang pembeliannya bisa diakses salah satunya melalui wifi.id.

Dengan upaya itu, pihaknya mendukung arahan Pemprov Bali yakni semua wilayah terjangkau jaringan internet.

Ismono memaparkan data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI yang mencatat Provinsi Bali berada di peringkat ke-11 dari 38 provinsi di Indonesia dalam Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 dengan skor mencapai 48,22 dengan cakupan indeks moderat hingga tinggi sembilan kabupaten/kota di Bali.

Adapun IMDI di Bali untuk pilar infrastruktur dan ekosistem mencapai 63,98 persen, literasi digital mencapai 50,97 persen, pemberdayaan mencapai 34,27 persen dan pilar pekerjaan mencapai 46,32 persen.

“Secara infrastruktur baru tercatat 63,9 persen dan kami harapkan bisa naik lagi sehingga akan lebih mudah dengan AI Connect yang kami miliki untuk meningkatkan literasi, pekerjaan dan mendukung start up untuk maju,” imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), penerimaan sinyal internet telepon seluler di Pulau Dewata didominasi jaringan 4G/LTE yang menjangkau hampir seluruh kabupaten/kota pada 2024.

Total 713 desa/kelurahan yang ada di Bali, seluruhnya sudah menerima sinyal 4G.

Meski begitu, masih ada beberapa wilayah desa tanpa terjangkau jaringan internet (blank spot).

“Kami melakukan upaya pemerataan melalui implementasi layanan wifi,” ucapnya.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Editor : Ardi Irawan


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2026