Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali bakal mengintensifkan operasi pasar pada triwulan I-2026 untuk mengantisipasi lonjakan inflasi menjelang hari besar keagamaan.

“Utamanya melalui intensifikasi operasi pasar dengan kaidah 3T atau tepat waktu, tepat lokasi, dan tepat sasaran,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali sekaligus Wakil Ketua TPID Bali Erwin Soeriadimadja di Denpasar, Bali, Rabu.

Ia mengatakan untuk menghadapi triwulan I-2026, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan untuk menjaga stabilitas harga dalam menghadapi rangkaian hari besar keagamaan yang jatuh beruntun yakni Bulan Puasa, Idul Fitri dan Nyepi.

Tambahan permintaan pangan, menurut dia, juga diperkirakan akan meningkat seiring dengan peningkatan cakupan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tak hanya itu, puncak musim hujan juga berisiko menyebabkan produksi pertanian kurang optimal, gangguan distribusi, dan meningkatkan risiko penyakit hewan ternak serta gelombang tinggi yang berpotensi menahan produksi perikanan.

Adapun komoditas yang menjadi perhatian untuk menjaga stabilitas harga pangan di antaranya beras, hortikultura, dan daging ayam ras.

Selain operasi pasar, menurut dia, kerja sama antardaerah baik di Provinsi Bali dan luar Bali juga ditingkatkan serta ekosistem hulu-hilir melibatkan BUMDes, Perumda pangan, dan koperasi untuk pemanfaatan produk pangan lokal oleh pelaku usaha di daerah.

Sementara itu, berdasarkan realisasi inflasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali secara bulanan pada Januari 2026 mengalami deflasi sebesar minus 0,34 persen setelah bulan sebelumnya mengalami inflasi sebesar 0,70 persen.

Secara tahunan, inflasi Provinsi Bali melandai dari 2,91 persen pada Desember 2025 menjadi 2,58 persen.

Apabila dihitung berdasarkan kabupaten utama pengukuran inflasi, Badung mengalami inflasi tahunan sebesar 1,09 persen, diikuti Singaraja dengan inflasi tahunan sebesar 2,59 persen dan di Denpasar tercatat inflasi tahunan sebesar 3,60 persen.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Editor : Ardi Irawan


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2026