Batam (Antara Bali) - Pelaksanaan pemanfaatan hasil tanaman obat keluarga (toga) di Kota Batam terbaik se-Indonesia dan meraih Prakarti Madya I dari Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dalam perayaan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-41 di Kalimantan Selatan.

"Alhamdulillah, Batam mendapatkan prestasi tingkat nasional setelah tahun sebelumnya Batam menempati peringkat kedua untuk kategori Pemanfaatan Hasil Toga," kata Kepala Bagian Humas Pemkot Batam Ardiwinata di Batam, Jumat.

Ardi mengatakan bahwa keberhasilan itu merupakan buah kerja sama kader PKK dan seluruh masyarakat Batam, khususnya masyarakat Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk yang memaksimalkan pemanfaatan toga
   
Ia mengatakan bahwa pemanfaatan Toga dilakukan bukan hanya untuk meraih gelar nasional, melainkan juga dipraktekkan karena memberikan manfaat yang pasti dalam kesehatan.

Sementara itu, Ketua Pengerak PKK Batam Mariana Dahlan mengimbau masyarakat setempat memanfaatkan halaman atau pekarangan rumahnya dengan menanam tanaman obat dan tanaman bermanfaat lainnya.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyampaikan perayaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) X 2013 dipadukan dengan HKG PKK ke-41 untuk meningkatkan kebersamaan, kepedulian, dan semangat tolong-menolong masyarakat untuk mengatasi permasalahan yang berkembang di tengah masyarakat serta untuk mencari solusi dari setiap permasalahan dalam membangun kesejahteraan keluarga.  (IGT)

Pewarta: Oleh Jannatun Naim

Editor : I Gusti Ketut Agung Wijaya


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013