Gempa bumi dengan magnitudo 4,0 yang terjadi pada Jumat (8/12) dini hari menyebabkan setidaknya 144 rumah rusak di wilayah Kabupaten Bogor dan Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sebagaimana dikutip dalam siaran pers BNPB di Jakarta, Sabtu, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa gempa bumi yang pusatnya berada pada kedalaman lima kilometer di sekira 25 kilometer arah barat daya Kota Bogor antara lain menyebabkan kerusakan bangunan di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Di daerah itu, gempa bumi menyebabkan tujuh rumah dan satu mushala rusak serta berdampak pada tujuh keluarga yang terdiri atas 21 jiwa di Kampung Cigarehong serta mengakibatkan tujuh rumah dan satu mushala rusak serta berdampak pada tujuh keluarga yang terdiri atas 31 jiwa di Kampung Pada Jaya.

Selain itu, menurut Abdul, petugas masih mendata dampak gempa bumi di Kampung Pada Jembar RT 04 RW 09 dan Kampung Cimapag RT 01 RW 12.

Ia mengatakan bahwa gempa bumi telah memaksa 11 keluarga yang terdiri atas 41 jiwa mengungsi di wilayah Kecamatan Pamijahan.

Di wilayah Kabupaten Sukabumi, gempa bumi antara lain menyebabkan sembilan rumah rusak berat, 28 rumah rusak sedang, dan 37 rumah rusak ringan di Kampung Pasirmasigit, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan. Gempa berdampak pada 27 keluarga di kampung itu.

Gempa bumi juga menyebabkan satu rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dan 14 rumah rusak ringan serta berdampak pada 16 keluarga yang terdiri atas 56 jiwa di Desa Mekarjaya.

Selain itu, gempa bumi menyebabkan 29 rumah rusak ringan di Desa Cihamerang, mengakibatkan satu rumah rusak ringan di Desa Tugu Bandung, serta menyebabkan satu rumah rusak berat, sembilan rumah rusak sedang, dan tiga rumah rusak ringan di Desa Kabandungan.

Dengan demikian, gempa bumi total mengakibatkan kerusakan 14 rumah dan dua mushala di Kabupaten Bogor serta menyebabkan 11 rumah rusak berat, 38 rumah rusak sedang, dan 81 rumah rusak ringan di Kabupaten Sukabumi.

"Hingga saat ini bantuan tanggap darurat sangat dibutuhkan, termasuk terpal dan tenda dome keluarga. Pihak BPBD mengkonfirmasi satu tenda dome sudah terpasang dari KSB Kabandungan," kata Abdul.

Menurut dia, BPBD Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor memberikan bantuan kepada warga yang terdampak gempa bumi untuk memenuhi kebutuhan dasar selama tanggap darurat bencana.


 

Pewarta: Anita Permata Dewi

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2023