Ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri mengatakan bahwa keberhasilan mencapai babak semifinal French Open 2023 terletak pada kekuatan mental mereka, yang mendorong untuk terus berjuang meski kondisi fisik tak lagi prima.

"Kondisi kami memang menurun tapi ketika ada keyakinan pada diri, kami pasti bisa terus melangkah. Ini rasanya menjadi kunci bisa kembali ke semifinal. Kalau sudah yakin dan percaya diri, capeknya terasa berkurang," kata Fikri melalui informasi resmi PP PBSI di Jakarta, Sabtu.

Hal tersebut mereka utarakan setelah melalui perempat final turnamen BWF Super 750 itu, menghadapi ganda putra Denmark Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard yang berakhir dengan kemenangan, Jumat malam waktu Rennes, Prancis.

Dalam laga yang menjadi pertemuan perdana kedua pemain tersebut, ganda putra peringkat ke-12 itu menang dua gim langsung 21-11, 21-17 atas Rasmus/Frederik yang bertengger pada peringkat ke-25 dunia.

Baca juga: Kemenangan Jonatan gandakan tunggal putra Indonesia di perempat final French Open 2023

"Ini pertemuan pertama kami dengan mereka, jadi kami main menggunakan pola kami sendiri dan berhasil. Yang penting jangan mati sendiri," Bagas meyebutkan.

Bagas/Fikri sejak awal pertandingan memang merancang untuk bermain dengan tempo lambat kontra Rasmus/Frederik. Berdasarkan pada pengamatan mereka terhadap lawan dari laga sebelumnya, sebisa mungkin harus bermain tidak terburu-buru agar tidak mengikuti pola lawan.

"Pasangan Denmark tadi bermain cepat, kami menonton mereka mengalahkan Liang/Wang (China) kemarin. Jadi itu yang coba diredam, bagaimana agar tidak bermain dengan tempo yang mereka inginkan," tutur Fikri.

Alhasil, Bagas/Fikri mampu menciptakan poin demi poin tanpa kendala berarti pada gim pertama.

Rasmus/Frederik sekuat tenaga memaksa duo Indonesia untuk bermain cepat dengan menyajikan drive, namun hal itu tidak dilayani dengan seketika oleh Bagas/Fikri.

Baca juga: Bagas/Fikri maju ke perempat final French Open

Bagas/Fikri berusaha sabar dan melayani pengembalian pukulan dengan tenang, sampai akhirnya mencari celah untuk menyerang balik saat pertahanan lawan longgar.

Saat berganti posisi lapangan di gim kedua, Rasmus/Frederik meningkatkan serangan pada Bagas/Fikri. Persaingan ketat sempat terjadi pada pertengahan gim, dimana duo Denmark beberapa kali menyamakan poin pada skor 10-10, 11-11, dan 14-14.

Namun Bagas/Fikri masih konsisten dengan pola seperti gim pertama, dan akhirnya bisa merebut empat poin beruntun meski harus bersusah payah.

Keunggulan tersebut tak terkejar oleh Rasmus/Frederik hingga pertandingan tuntas di menit ke-38.


 

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2023