Denpasar (Antara Bali) - Parade "ngelawang" dari empat kabupaten di Bali akan memeriahkan Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXIV memasuki hari ke-16 di Taman Budaya Denpasar, Selasa (26/6).

"Pementasan kesenian ngelawang berupa barong dan rangda itu berpindah-pindah atau keliling di areal kawasan Taman Budaya yang biasa dipentaskan warga antara hari raya Galungan dan Kuningan," kata Kasi Perfilman dan Perizinan pada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I  Wayan Dauh yang juga panitia PKB di Denpasar, Senin.

Ia mengatakan, tradisi ngelawang diwarisi secara turun temurun bermakna untuk menetralisir alam semesta, menolak segala jenis penyakit yang mengganggu kehidupan manusia, termasuk secara mistik mengusir orang-orang yang bermaksud jahat dan menggangu keamanan Bali.

Eksotisme sebuah pentas seni komunal itu biasa dipentaskan di masing-masing wilayah di depan pintu masuk pekarangan rumah penduduk, namun kondisinya semakin langka dan jarang dipentaskan.

Wayan Dauh berharap, lewat parade ngelawang PKB mampu menggairahkan kembali masyarakat, khususnya generasi muda untuk menggelar pementasan ngelawang antara hari raya Galungan dan Kuningan, hari kemenangan Dharma (kebaikan) atas Adharma (keburukan).(IGT)

Pewarta:

Editor : Masuki


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012