Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bersama mitra kerja Komisi IV DPR RI, menyelenggarakan kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dengan membagikan 500 paket bantuan ikan/olahan ikan kepada masyarakat Kabupaten Tabanan, Bali.

Bantuan paket Gemarikan sebanyak 500 paket dari Pemerintah itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, kepada beberapa perwakilan masyarakat di sepuluh kecamatan se-Kabupaten Tabanan di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Tabanan, Kamis.

Bantuan ikan konsumsi dalam rangka  meningkatkan gizi serta derajat kesehatan masyarakat akibat dampak pandemi COVID-19 itu berupa ikan tongkol, baby tuna, nugget ikan patin dan abon ikan. Target perluasan Gemarikan saat ini adalah Balita untuk menanggulangi gizi buruk dan stunting, serta Ibu Hamil yang mengalami kekurangan kalori.

Baca juga: Kolektor Ikan Cupang lakukan lelang untuk sumbang panti asuhan di Bali

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya mengucapkan terima kasih kepada Komisi IV DPR-RI serta Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP yang telah memilih Kabupaten Tabanan sebagai lokasi perluasan Safari Gemarikan.

"Pada masa pandemi COVID-19 saat ini, masyarakat perlu nutrisi yang cukup untuk menjaga kesehatannya. Untuk membangun masyarakat Tabanan yang unggul, baik unggul dalam karya, unggul dalam pemikiran, maupun unggul dalam kesehatan, maka masyarakat perlu nutrisi yang cukup untuk menjaga kesehatannya," ujar Sanjaya.

Ikan memiliki nutrisi yang tepat untuk menjaga kesehatan tubuh, sehingga dengan bantuan ikan ini dapat membantu Pemkab Tabanan membangun masyarakat Tabanan yang unggul.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPR-RI I Made Urip  menambahkan, Gemarikan ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan asupan, terutama kepada  anak-anak yang mengalami stunting, yang kekurangan gizi, dan dalam rangka meningkatkan kecerdasan anak-anak, karena ikan memiliki protein dan gizi yang luar  biasa.

"Juga bertujuan membangkitkan UMKM agar mampu mengolah dan memasarkan hasil ikan dengan kualitas yang baik dengan bahan baku potensi lokalnya," katanya.

Baca juga: Mendag luncurkan sistem resi gudang bantu kesejahteraan nelayan dan petani (video)

Dengan diberi bantuan 500 paket ikan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Tabanan, serta mendorong semakin digalinya kembali potensi laut di Kabupaten Tabanan untuk mencerdaskan anak-anak yang ada di Tabanan.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Berny A. Subki mengatakan dalam rangka mendukung program prioritas penanganan stunting, KKP melalui program Gemarikan melakukan intervensi sensitive melalui Safari Gemarikan untuk menigkatkan pengetahuan masyarakat tentang kandungan gizi dan manfaat ikan bagi pertumbuhan dan kecerdasan.

"Kami dari KKP bersama mitra kerja menyampaikan bantuan 500 paket ikan yang diambil dari pelaku UMKM setempat. Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi kedepan bagi masyarakat Tabanan untuk terus mengkonsumsi ikan, khususnya ketika masih menghadapi pandemi covid- 19," kata Subki.

 

Pewarta: Pande Yudha

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2021