Biak (Antara Bali) - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua, meminta perusahaan penyedia jasa penerbangan Garuda Indonesia, Merpati, dan Sriwijaya Air membuka rute Biak-Manado dan Timika pulang pergi.
Bupati Biak Yusuf Melianus Maryen di Biak, Kamis, mengakui, animo masyarakat untuk berpergian ke Manado untuk kepentingan perjalanan dinas, melanjutkan pendidikan, serta keperluan melihat keluarga ke kota "nyiur melambai" itu meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
"Potensi pasar rute penerbangan tujuan Biak-Manado-Timika setiap waktu sangat ramai sehingga perlu mendapat perhatian guna ditindaklanjuti," kata Bupati.
Ia mengakui, rute Biak-Manado-Timika pernah dilayani Merpati beberapa tahun lalu namun sampai 2012 tidak ada lagi perusahaan penerbangan yang membuka rute itu.
Pemkab Biak, menurut Bupati Maryen, berharap perusahaan penyedia jasa penerbangan di Indonesia terutama yang telah beroperasi di Kabupaten Biak Numfor dapat membuka tujuan Biak-Manado dan Timika.(IGT/T007)
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012
Bupati Biak Yusuf Melianus Maryen di Biak, Kamis, mengakui, animo masyarakat untuk berpergian ke Manado untuk kepentingan perjalanan dinas, melanjutkan pendidikan, serta keperluan melihat keluarga ke kota "nyiur melambai" itu meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
"Potensi pasar rute penerbangan tujuan Biak-Manado-Timika setiap waktu sangat ramai sehingga perlu mendapat perhatian guna ditindaklanjuti," kata Bupati.
Ia mengakui, rute Biak-Manado-Timika pernah dilayani Merpati beberapa tahun lalu namun sampai 2012 tidak ada lagi perusahaan penerbangan yang membuka rute itu.
Pemkab Biak, menurut Bupati Maryen, berharap perusahaan penyedia jasa penerbangan di Indonesia terutama yang telah beroperasi di Kabupaten Biak Numfor dapat membuka tujuan Biak-Manado dan Timika.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012