Kairo (Antara Bali) - Duta Besar RI untuk Mesir, Kombes Pol (Purn) Nurfaizi Suwandi, menyemangati para peserta ujian nasional (UN) Sekolah Indonesia di Kairo. 

Pada UN hari pertama itu, Senin waktu setempat.
Dubes Nurfaizi didampingi Kepala Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya selaku Acting Atase Pendidikan KBRI Kairo, Iwan Wijaya Mulyatno, dan Kepala Sekolah Indonesia Kairo, Kamarullah, menggunting dan membuka sampul bersegel berisi soal ujian Bahasa Indonesia.
Kepada peserta UN SMA Sekolah Indonesia Kairo yang berjumlah delapan orang tersebut Dubes berpesan untuk berlaku tenang dan jujur dalam menjalani ujian. 

Dubes juga mengajak siswa-siswi untuk berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberi kemudahan dan ketenangan dalam menjawab soal-soal ujian.
"Mari kita semua berdoa agar para siswa semua dapat lulus dan untuk menyiapkan diri melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dan menjadi generasi yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa," katanya. 

UN akan dilaksanakan selama empat hari dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, Matematika, Sosiologi, Geografi, Kimia dan Biologi.
Sekolah Indonesia Kairo didirikan pada 1956, tak lama setelah Perang Arab-Israel, yang tercatat sebagai sekolah Indonesia tertua di luar negeri. 

Awalnya merupakan tempat pendidikan bagi putra-putri mahasiswa Indonesia yang pada saat itu sedang menimba ilmu di universitas Al-Azhar.


Kini Siswa siswi Sekolah Indonesia Kairo umumnya putra-putri masyarakat Indonesia setempat termasuk anak-anak para diplomat diplomat KBRI Kairo.(*/M038/T007)
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012
Dubes Nurfaizi didampingi Kepala Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya selaku Acting Atase Pendidikan KBRI Kairo, Iwan Wijaya Mulyatno, dan Kepala Sekolah Indonesia Kairo, Kamarullah, menggunting dan membuka sampul bersegel berisi soal ujian Bahasa Indonesia.
Kepada peserta UN SMA Sekolah Indonesia Kairo yang berjumlah delapan orang tersebut Dubes berpesan untuk berlaku tenang dan jujur dalam menjalani ujian. 

Dubes juga mengajak siswa-siswi untuk berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberi kemudahan dan ketenangan dalam menjawab soal-soal ujian.
"Mari kita semua berdoa agar para siswa semua dapat lulus dan untuk menyiapkan diri melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dan menjadi generasi yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa," katanya. 

UN akan dilaksanakan selama empat hari dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, Matematika, Sosiologi, Geografi, Kimia dan Biologi.
Sekolah Indonesia Kairo didirikan pada 1956, tak lama setelah Perang Arab-Israel, yang tercatat sebagai sekolah Indonesia tertua di luar negeri. 

Awalnya merupakan tempat pendidikan bagi putra-putri mahasiswa Indonesia yang pada saat itu sedang menimba ilmu di universitas Al-Azhar.


Kini Siswa siswi Sekolah Indonesia Kairo umumnya putra-putri masyarakat Indonesia setempat termasuk anak-anak para diplomat diplomat KBRI Kairo.(*/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012