Kanada menjadi negara pertama yang mencapai perempat final Davis Cup dengan format baru, pada Selasa setelah mengalahkan Amerika Serikat untuk kali pertama pada pertemuan ke-16.

Untuk hari kedua berturut-turut pemain peringkat 150 Vasek Pospisil memberi timnya awal sempurna sebelum petenis berusia 20 tahun Denis Shapovalov menyelesaikan tugasnya untuk menggenapi dua kemenangan dari dua laga dalam Grup F.

Pospisil, yang mengabaikan peringkat untuk mengalahkan petenis Italia Fabio Fognini dalam pertandingan pertama mereka, menundukkan petenis jangkung asal Amerika Reilly Opelka 7-6(5), 7-6(7) untuk membuat gembira kontingan Kanada di tribun.

"Kanada benar-benar berada di tempat terbaiknya dalam sejarah tenis," kata Pospisil kepada wartawan.

Baca juga: Tsitsipas naik kelas dengan menjuarai ATP Finals
Baca juga: Aldila melaju ke perempat final W100 Shenzen

"Kami punya talenta-talenta muda yang luar biasa pada Denis, Felix (Auger Aliassime), Bianca (Andreescu), dan kemudian beberapa pemain yang lebih tua... saya sekarang dan Milos (Raonic). Hanya kali ini sekarang kami melejit dan kami punya banyak sekali pemain-pemain hebat."

Shapovalov, yang mencapai final Paris Masters final bulan ini dan naik ke peringkat 15, kemudian mengalahkan Taylor Fritz 7-6, 6-3 untuk memastikan kemenangan.

Pertandingan ganda dilepas oleh tim Kanada karena tiga dari pemain mereka menyatakan kurang sehat untuk bermain, kata juru bicara ITF, sehingga hasil akhirnya 2-1 untuk Kanada, skor yang sama ketika mereka mengalahkan Italia, Senin.

"AS akan mendapat kemenangan satu dan skornya 6-0, 6-0 dalam kemenangan gim dan set. Jika Italia mengalahkan AS, sama sekali tidak akan berpengaruh," kata ITF dalam pernyataannya.

Kapten Kanada Frank Dancevic mengatakan mereka melepaskan nomor ganda untuk menghindari risiko cedera.

"Kami menjalani dua hari yang sangat sangat berat," katanya.

"Para pemain mempertaruhkan hati mereka di lapangan dan ... mereka memiliki beberapa cedera yang kami tidak ingin mengambil risiko memasuki nomor ganda hari ini.

"Ada risiko terluka saat latihan besok dan kemudian pada minggu ini. Jadi yang terbaik adalah menarik diri."

Ke-18 negara yang ambil bagian di La Caja Magica dibagi menjadi enam grup dengan juara grup dan dua runner-up terbaik maju ke perempat final pada Kamis dan Jumat.

Pertandingan Selasa adalah yang pertama antara negara tetangga di Amerika utara itu sejak 1965. Kanada telah kalah dalam empat pertemuan terakhir, semua dimainkan berdasarkan sistem lama, 5-0.

Amerika Serikat telah memenangi rekor 32 Piala Davis tetapi tidak pernah sejak 2007, demikian laporan Reuters.

 

Pewarta: Fitri Supratiwi

Editor : I Komang Suparta


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2019