Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta melaksanakan evaluasi Gerakan Serentak (Gertak) Badung Bersih tahap ketiga saat kegiatan krida bersama para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Manguraja Mandala.

"Saya ingin program ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan dan menjadi legacy atau warisan yang akan dinikmati oleh generasi penerus di Badung," ujar dia di Badung, Jumat.

Melalui gerakan itu, pihaknya akan terus meningkatkan peran ASN sebagai duta Kabupaten Badung untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar sadar dan peduli terhadap kondisi lingkungan.

Untuk itu, ia berterima kasih kepada seluruh pegawai Pemkab Badung yang telah melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai abdi negara dalam kaitannya dengan program Pemerintah Kabupaten Badung, khususnya Gertak Badung Bersih.

"Program ini juga sudah menjadi pertimbangan nasional dari 508 kabupaten/kota dan 34 provinsi se-Indonesia dan baru Kabupaten Badung yang bisa melaksanakan gerakan serentak ini dengan tuntas," katanya.

Ia menjelaskan Gertak Badung Bersih sudah sesuai dengan "Pro Environtment" dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana ( PPNSB) yang dimiliki Pemkab Badung, yang diimplementasikan dengan keberpihakan Pemkab Badung terhadap lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung selaku fasilitator Gertak Badung Bersih, I Putu Eka Merthawan, mengatakan progres Gertak ketiga yang telah dilaksanakan pada 4 Oktober lalu mengalami perkembangan yang signifikan.

Hal tersebut dilihat dari antusiasme serta partisipasi kehadiran masyarakat yang tercatat jauh meningkat hingga mencapai 45 ribu peserta.

"Ini menunjukkan kenaikan yang signifikan dari Gertak Badung Bersih periode kedua," katanya.

Selama pelaksanaan Gertak Badung Bersih ketiga, pihaknya tetap mengacu pada dasar Gertak yang telah dilaksanakan sebelumnya, yaitu Gertak Badung Bersih dan Hijau dengan output jelas, yaitu pada 2019 Badung memiliki 1.000 bank sampah dan pada 2020 Badung mempunyai 62 TPS 3R yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan.

"Itu merupakan upaya kami dalam mewujudkan Kabupaten Badung mandiri dalam pengolahan sampah pada tahun 2021 mendatang," kata Eka Merthawan.

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2019